Hadirkan Tujuh Mode Backlight yang Unik

Ducky merupakan produsen asal Tai wan yang terkenal dengan berbagai ­ macam produk handmade. Seluruh proses pembuatan produk dikerjakan menggunakan tangan tanpa melibatkan mesin. Tentunya, kualitas yang diberikan tidak kalah dengan produk hasil buatan pabrik. Kali ini, CHIP kedatangan salah satu keyboard mekanik buatan Ducky, yakni Shine 3 DK9087. Tampil dengan warna dasar hitam dan bobot mencapai 1,2 kg membuat Shine 3 DK9087 terlihat kokoh. Shine 3 DK9087 hadir minus tombol numpad sehingga memiliki dimensi yang lebih kecil dari keyboard pada umumnya, yakni 36 x 14 x 4,15 cm. Berkat penggunaan interface USB gold plated dan polling rate 1000Hz dapat menjamin tidak adanya delay saat menggunakan Shine 3.

Pada bagian bawah keyboard terdapat switch DIP untuk mengaktifkan beberapa fungsi seperti Windows Key Lock, change Ctrl&Capslock Key position, change Alt&Windows Key position, dan demo mode. Ducky Shine 3 DK9087 menggunakan switch brown cherry mx untuk menunjang performanya. Berbeda dengan jenis switch yang lain, brown switch memiliki karakteristik tersendiri, yakni bunyi “klik” yang lembut serta tactile feedback yang baik ketika mengetik. Shine 3 juga memiliki tombol yang empuk dan nyaman untuk penggunaan dalam jangka waktu yang lama. Simbol pada keycap dicetak dengan laser sehingga tidak mudah pudar.

Selain itu, bagian dalam Shine 3 menggunakan PCB dual­layer untuk meningkatkan durabilitas keyboard. Ducky Shine 3 memiliki feature backlight yang unik. Terdapat tujuh mode backlight yang dapat diatur dengan menekan tombol Fn + Fxx. Mode backlight tersebut di antaranya breathing, wave, snake, dan aurora mode. Berbeda dengan tombol lainnya yang hanya memiliki warna backlight putih, backlight pada tombol space dapat diatur dengan kombinasi warna RGB. Selain itu, juga terdapat feature repeat acceleration yang berfungsi untuk mengatur seberapa banyak input yang dapat diberikan ketika tombol ditekan dan ditahan.

Menyediakan 17 Tombol anti Ghosting

Genius kembali menghadirkan keyboard gaming seri terbaru, KB­G255. Keyboard ini adalah penerus Genius KBG235. Dengan bentuk dan desain yang sama dengan KB­G235, keyboard dengan dimensi 46,5 x 15,5 x 1,5 cm ini tidak anti air seperti pendahulunya. Namun, ada beberapa feature baru seperti backlight dan anti­ghosting dengan jumlah key lebih banyak dari KB­G235. Genius KB­G255 memiliki desain keyboard full size dengan warna dasar hitam dan bahan dasar plastik. Pada bagian atas keyboard terdapat delapan buah multimedia hot keys, antara lain tombol music, play/pause, volume down, volume up, browser, mail, search, dan windows explorer.

Sayangnya, tidak terdapat hot keys next/previous song yang tentunya sangat berguna bagi Anda yang hobi mendengarkan musik. Salah satu feature utama yang seharusnya dimiliki oleh semua keyboard tipe gaming adalah macro keys. Sayangnya, tidak terdapat satu pun macro keys pada Genius KB­G255. Mungkin hal inilah yang menyebabkan tidak adanya driver yang disertakan. Tombol yang terdapat pada KB­G255 diklaim tahan hingga lima juta kali klik. Selain itu, report rate yang mencapai 1000 Hz menjamin tidak adanya delay ketika menggunakan KB­G255. Genius KB­G255 memiliki feature anti ghosting hingga 17 key atau tombol, di antaranya WASD, space bar, dan arrow key.

Tentunya, feature tersebut sangatlah penting bagi para pecinta game bergenre FPS. Feature lain yang terdapat di KB­G255 adalah backlight dengan LED biru. Sayangnya, Anda tak diizinkan untuk mengatur warna backlight, tingkat kecerahan backlight, atau pun mematikan backlight. Pada paket penjualan, disediakan delapan key tambahan, yakni WASD dan arrow key. Key tambahan tersebut memiliki warna dasar abu­abu dengan tujuan agar lebih mudah dibedakan pada malam hari. Selain itu, disediakan pula keycap puller sebagai alat bantu untuk mengganti key yang sudah terpasang dengan keycap tambahan tersebut.

GSKILL AEGIS F3-1600C11D-8GBIS

Harga yang terjangkau tanpa Heatspreader. G.SKILL Aegis merupakan jajaran memori untuk membangun PC gaming. Modul memori ini terkesan sederhana dengan menggunakan PCB hitam tanpa pendingin heatspreader untuk chip­nya, karena hanya dilapisi stiker aluminium tipis yang menempel dengan informasi spesifikasi detailnya. Memori ini memiliki kapasitas sebesar 8 GB (2x 4GB dual­channel). Menurut informasi dari spesifikasi yang terdapat pada stiker, modul memori ini memiliki kecepatan standar sebesar 1600 MHz dan memiliki konfigurasi timing 11­11­11­28 dengan voltase sebesar 1.5v.

Awalnya, kami mengira bahwa spesifikasi tersebut bisa dipakai dengan mengaktifkan profil XMP. Namun saat diuji, memori ini tidak memiliki profil XMP, sehingga diperlukan konfigurasi BIOS pada motherboard secara manual jika memori tersebut berjalan tidak sesuai dengan spesifikasinya. Untuk mencoba performa memori ini, CHIP melakukan overclock dengan menggunakan konfigurasi timing. Dengan sedikit menaikan voltase hingga batas aman (1.65v), memori ini mampu berlari pada kecepatan 1600 MHz dengan timing 9­9­9­24 1T dan stabil saat pengujian menggunakan Prime95.

APACER AS510S PRO II

Konsumsi daya dapat lebih rendah dengan menggunakan mode DEVSLP. DEVSLP mode atau device sleep mode adalah kelebihan yang ditawarkan oleh SSD dari Apacer ini. Dengan teknologi ini, Apacer AS510S Pro II sangat cocok digunakan pada notebook karena otomatis akan masuk dalam mode sleep saat sedang tidak digunakan. Hal ini tentunya akan berdampak sangat positif karena bisa menghemat baterai notebook. Tidak banyak yang ditawarkan Apacer AS510S Pro II, karena SSD ini hanya menyediakan buku manual saja pada paket penjualannya.

Bagi pengguna komputer, Anda harus memutar otak lebih atau mencari bracket untuk menempatkannya pada mounting bay 3,5”. Pada pengujian PCMark 7, Apacer AS510S Pro II menghasilkan nilai yang tinggi untuk sebuah SSD, yaitu 4520 poin. Pada pengujian ATTO Disk Benchmark, kecepatannya sedikit di bawah klaim yang tertera di website resminya, yaitu 530 MB/s. Dari pengujian CHIP, Apacer AS510S Pro II hanya memiliki kecepatan 414,8 MB/s (write) dan 340,5 MB/s (read). Apacer AS510S Pro II terdiri dari tiga varian dengan perbedaan kapasitas, mulai dari 64 GB, 128 GB, hingga 256 GB.