Demo Memasak dan Wisata Kuliner

Belajar memasak sambil wisata kuliner bersama teman-teman pasti seru! True Aussie Beef kali ini mengajak 55 Ibu-Ibu dari Komunitas Galaxy untuk belajar memasak aneka hidangan steak  sambil wisata kuliner di Puncak dan Bogor. Acara ini diadakan di Melrimba Garden Cisarua. Dengan dipimpin oleh Chef Ivan Anggriawan (Chef Owner Bailey’s & Chloe dan Chef True Aussie Beef unutk Facebook Live Consultation), acara ini dipenuhi keseruan para peserta yang semangat belajar memasak steak dari daging sapi Australia (True Aussie Beef). Chef Ivan kali ini mengajarkan 4 menu yaitu Beef steak salad BBQ, Mantau Beef BBQ, Beef Tortila Salsa dan Beef Corn Salad.

Dikatakan oleh Chef Ivan bahwa, rahasia dari steak enak adalah pemilihan dagingnya. Pilihlah daging yang memang alaminya emouk sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk memasaknya. Contoh saja resep-resep inim hanya membutuhkan msaing -masing 15 menit untuk dihindangkan. Mudah bukan?

Chef Ivan juga menekankan bahwa sebenarnya konsumsi sumber protein seperti daging juga bagus untuk Anda yang ingin diet, karena protein daging membantu kita merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan mengemil. Tetapi, ada tipsnya. Pilihlah daging yang rendah lemak dan juicy seperti True Aussie Beef. True Aussie Beef dihasilan dari ternak sapi di Australia yang dikembangkan di lahan yang bersih dan diberi pakan yang berkualitas.

Produksinya pun dilakukan oleh penyembelih beragama Islam bersertifikat, sehingga jangan khawatir mengenai kehalalannya. Karena itulah daging sapi Australia (True Aussie Beef) telah disertifikasi Halal.

Acara yang sangat edukatif, melalui acara ini semua Ibu-Ibu bisa mengerti kenapa kita tidak boleh salah memilih dan manangani daging. Chef Ivan juga dengan jelas menunjukkan bahwa daging sapi Australia ternyata sangat praktis dimasak dalam waktu yang singkat. Dengan waktu yang singkat tersebut kita telah selesai membuat 4 menu tersebut diatas.

Jika untuk memasak diperlukan pelatihan khusus tentunya dalam hal persiapa ujian IELTS juga diperlukan persiapan. Tempat terbaik kursus persiapan IELTS Jakarta adalah pilihan yang tepat untuk anak yang akan menghadapi tes ujian tersebut.

Apa Itu Kejang Demam

Kejang demam adalah kejang disertai suhu tubuh di atas 38°C. Sekitar 2—4% kasus terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Pada beberapa kasus terjadi pada anak usia 6 tahun.

Kejang demam terbagi menjadi dua:

1. Kejang demam sederhana (Simple febrile seizure). Ciri-ciri: • Berlangsung singkat kurang dari 15 menit dan umumnya berhenti sendiri. • Kejang di seluruh tubuh, kaku, tanpa gerakan di satu bagian tubuh. • Kejang tak berulang dalam 24 jam. • kejang demam sederhana yakni adalah 80% dari keseluruhan kejang demam.

2. Kejang demam kompleks (Complex febrile seizure). Ciri-ciri: • Terjadi lebih lebih dari 15 menit. • kejang yang terjadi pada satu bagian tubuh atau kejang umum terlebih didahului oleh kejang parsial. • Berulang lebih dari sekali dalam 24 jam. Catatan: • Bila anak mengalami demam dan pernah mengalami kejang, ia cenderung akan mengalami kejang kembali saat demam. • Anak berpotensi lebih besar mengalami kejang jika salah satu dari keluarga (Papa, Mama, om, tante, atau saudara lain dari pihak Papa maupun Mama) pernah mengalami kejang.

Simak juga mengenai tempat terbaik kursus bahasa Perancis di Jakarta untuk anak yang ingin mahir dalam berbahasa Prancis.

PENANGANAN KEJANG: • Bila anak demam segera beri antipiretik. • Kompres dengan air hangat dan pakaikan baju tipis. • Waspadai, proses kejang bisa terjadi sangat cepat sebelum Mama/ Papa memberi antipiretik. • Jika anak sedang kejang hindari memberi obat, minum, atau cairan apa pun karena ia berisiko tersedak (aspirasi). • Longgarkan pakaiannya dan segera bawa ke dokter untuk penanganan selanjutnya. • kejang demam tipikal sederhana pada umumnya tidak menunjukkan gejala yang tersisa. Tapi bila sering terjadi dan berlangsung cukup lama dapat memengaruhi tumbuh kembang.

BUKAN KEJANG DEMAM • Bila anak kurang dari 6 bulan atau lebih dari 5 tahun mengalami kejang didahului demam, pikirkan kemungkinan lain, seperti infeksi Susunan Saraf Pusat (SSP) atau epilepsi yang kebetulan terjadi bersama demam. • Anak yang pernah mengalami kejang tanpa demam. • kejang yang terjadi disertai dengan demam pada neonatus yang berusia kurang dari 28 hari.

Mungkin iniPenyebab Si Kecil Demam

Gejala : demam, meler, batuk, rewel, lesu, tinja lembek/diare. Kemujngkinan Penyakit : Flu = selesma/infeksi virus.

Gejala : demam, mual, muntah, diare. Kemungkinan Penyakit : Gastroenteritis (peradangan pada saluran cerna).

Gejala : demam, tarik-tarik telinga, rewel. Kemungkinan Penyakit : infeksi telinga atau tumbuh gigi.

Gejala : demam, sakit saat berkemih. Kemungkinan Penyakit : radang tenggorokan.

Gejala : Demam 38,5°C, batuk, berdahak, sesak napas. Kemungkinan Penyakit : Pneumonia.

Gejala : sakit berat, sakit kepala berat, muntah, kaku kuduk. Kemungkinan Penyakit : Meningitis.